Posts

Pelajari Kisah Nyata: Saudara ku Hampir Dijadikan Tumbal Pesugihan

Di malam yang dingin ini saya mau menyebarkan pengalaman angker yang pernah dialami saudara ku sendiri. Berikut ini kisah lengkapnya. Awal Juli 2018 saudaraku sebut saja Mardi 40 tahun pulang ke minimarket yg ada di desaku. Minimarket tersebut merupakan milik galat satu orang terkaya pada desa. Nama pemilik & lokasinya sengaja nir aku sebutkan buat menjaga privasi dia. Minimarket ini selalu ramai dikunjungi oleh rakyat desa yang berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari. Mereka memilih berbelanja di sini karena harganya yg nisbi lebih murah dibandingkan dengan toko kelontong lainnya. Siang itu Mardi belanja rokok Gudang Garam 1/2 bungkus. Mardi yg sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan, tidak bisa membeli penuh satu bungkus rokok. Oleh karena itu, beliau hanya mampu beli setengah bungkus saja telah bersyukur. Madi : "Mbak, ini separuh ber?" Kasir : "Deln ribu Pak" Madi : "Ini mbak uangnyadanquot; Setelah membayar rokok tadi, dia segera keluar menuju par...

Pelajari Campur Tangan Dukun dalam Seleksi Perangkat Desa

Hari ini aku mau cerita sedikit pengalaman mistis waktu ikut pada seleksi penjaringan perangkat desa. Langsung saja berikut kisahnya. Oktober 2019 Desaku membuka lowongan perangkat desa. Para pemuda desa berlomba-lomba buat mendaftar termasuk aku . Proses pendaftarannya dimulai dari pengumpulan berkas, kemudian dilanjutkan menggunakan tes narkoba. Bagi peserta yg lolos tahn tadi kemudian berhak ikut tahn berikutnya yaitu tes komputer dan pidato. Nah, disinilah ulah dukun dimulai. Waktu itu saya gak percaya dengan hal-hal begituan (dukun). Masa sih cuman seleksi gini doank pake dukun?? Sebar Bunga Tepat di awal bulan Oktober 2019 aku berangkat berdasarkan rumah menuju ke Aula Balaidesa. Di aula tersebutlah lokasi ujian praktik pidato dan personal komputer buat para peserta. Anehnya, sewaktu datang di depan gerbang aula, terlihat terdt bekas garam & bunga 7 rupa yg ditaburkan oleh seseorang. Untuk coba? Aku cuma sekilas kemudian masuk ke aula tanpa memikirkannya lebih pada. Ah pa...